10 Cara Periksa Smartphone Android Bekas, Biar Enggak Nyesal
Perkembangan HP berbasis Sistem Operasi Android atau yang biasa disebut smartphone, saat ini perkembangannya cukup pesat.
Produsen Smartphone seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, Asus dan masih banyak lagi sama-sama bersaing untuk menjadi raja dari smarthpone.
Tentunya sebagai penggunaan pribadi kita menginginkan smartphone yang optimal untuk memenuhi kebutuhan user, tapi di sisi lain, budget juga yang menjadi penentu, smartphone seperti apa yang nanti akan kita pinang.
Maka dari itu smartphone Android bekas menjadi alternatif untuk menyesuaikan antara budget dan kebutuhan user.
Nah Artikel ini membahas tips 10 cara periksa Smartphone Android bekas sebelum membeli biar enggak nyesal pastinya
Baca Juga: Truk dan Pick up Pembawa Maut dengan Muatan Gokil, Bikan Pengguna Jalan lain Deg-deg Serr
1. Periksa bulan dan tahun rilis smartphone.
Jika user ingin OS android yang selalu up to date, ada baiknya pilih smartphone yang tahun rilisnya mendekati saat ini.
Namun kalau teman-teman ingin Smartphone flaghsip (mantap flagship) dengan budget minim, tidak ada salahnya dan sah-sah saja meminang namun pengecakannya juga harus lebih ekstra menginat pemakaian yang terbilang cukup lama atau bahkan lama. situs terlengkap https://www.gsmarena.com/
2. Periksa spesifikasi dan harga pasaran.
Smartphone for smart buyer, nah maka dari itu cek spesifikasi dan harga pasaran wajib kita cari tahu agar kita tidak dibodohi oleh si penjual.
Intinya kumpulkan informasi sebanyak mungkin mengenai spesifikasi smartphone yang akan kita pinang. Contoh Ada beberapa smartphone yang beda versi antara global dan lokal negara lain, apakah smarphone ini versi global atau versi lokal negara lain (jepang, amerika, dll).
Periksa RAM dan ROM di dalam smartphone, karena RAM dan ROM ada yang bervariasa dalam satu type yang sama.
3. Periksa fisik
Cek fisik apakah smartphone terdapat dent, jika ada dent berarti sudah dipastikan smartphone tersebut pernah jatuh,
Cek seberapa banyak lecet-lecet di bodi, banyak lecet-lecet mencerminkan pemakaian yang tidak apik. Cek juga apakah di pinggiran LCD. Cek baut-baut apakah terlihat bekas bongkaran, lebih bagus jika baut masih tertempel stiker garansi.
4. Periksa LCD dan Touchscreen
LCD yang masih bagus adalah LCD yang jernih tidak deadpixel, tidak burn-in, tidak flicker. untuk mengecek kejernihan layar caranya atur brightnes (kecerahan) pada tingkat maksimal lalu perhatikan apakah ada bercak putih atau kuning atau hitam.
Apakah ada garis horizontal. Apakah LCD berkedip-kedip (terang-redup). Apakah LCD menampilkan bayangan dari tampilan sebelumnya.
Jika tanda-tanda seperti itu muncul sudah dipastikan LCD tersebut cacat atau tidak jernih. Kemudian Cek Touchscreen apakah TC masih responsif, ga kabur-kaburan (ghosttouch).
5. Periksa Fungsi -fungsi
Periksa fungsi seperti GPS, Wifi, hotspot, mic telpon dan mic video, kamera, lampu flash, speaker utama dan speaker telepon, headset, lampu led, tombol-tombol (volume on,off, home, back, recent app), sinyal dan data internet, pengisian daya, fingerprint, getar, dan sebagainya.
6. Periksa sensor-sensor
Cara oeriksa sensor yang paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi di playstore bernama sensor box android. di aplikasi itu bisa mengecek sensor cahaya, sensor compass, sensor gyroscope, sensor akselerasi dan orientasi, sensor proximity dll.
Sensor-sensor tersebut jangan dianggap remeh karna pengalaman pernah dapat smartphone bekas dengan kondisi sensor proximity rusak dan pernah juga dapat yang sensor orientasinya kurang akurat.
karena banyak yang menganggap kalau sensor-sensor tersebut jarang rusak. kalau tidak mau menggunakan aplikasi bisa juga cek sensor di bawaan hp seperti pada Samsung dengan cara *#0*# dan pada xiaomi dengan cara mengklik 7x karnel version di menu tentang ponsel/about device.
7. Periksa kondisi Battery
Lihat seberapa awet battery tersebut dengan cara cek di statistik penggunaan battery, apakah statistik terjun bebas ke bawah dengan tidak wajar, jika begitu sudah dipastikan battery tersebut sudah drop.
Bisa juga battery secara langsung kalau jenis battery removable, lihat apakah battery kembung atau tidak, kalau kembung, battery diputar seperti gangsing akan berputar.
Untuk smartphone pemakaian lama hingga bertahun-tahun biasanya kendalanya di daya tahan battery yang sudah lemah atau bisa juga akibat penggunaan yang tidak baik seperti main game sambil cas akan mengurangi daya tahan battery.
8. Periksa IMEI dan garansi
Periksa IMEI di dalam smartphone dan stiker yang menempel di body smartphone, kemudian cocokkan di dus box smartphone tersebut.
Jika imei berbeda antara di Smartphone dengan di dus box smartphone, bisa jadi Smartphone tersebut merupakan batangan.
9. Periksa kelengkapan
Periksa kelangkapan mulai dari charger apakah ori atau KW, cek buku panduan, garansi, dan perlengkapan lainnya, cari tahu dahulu apa saja kelengkapan smartphone bekas yang akan kita beli dari penjual. Kalau mimin biasa melihat di youtube video unboxing.
10. Factory reset
Tahap terakhir adalah reset pabrik untuk memastikan tidak ada akun-akun user si penjual yang masih nyangkut.
Periksa kelangkapan mulai dari charger apakah ori atau KW, cek buku panduan, garansi, dan perlengkapan lainnya, cari tahu dahulu apa saja kelengkapan smartphone bekas yang akan kita beli dari penjual. Kalau mimin biasa melihat di youtube video unboxing.
10. Factory reset
Tahap terakhir adalah reset pabrik untuk memastikan tidak ada akun-akun user si penjual yang masih nyangkut.

Komentar
Posting Komentar