Persiapan Umroh dan Pengalaman Pilih Agen Travel
Assalamualaikum Akhi dan Ukhti, apa kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu dan senantiasa dalam lindungan Allah.
Aaaaamiiiin.....
Pada blog kali ini
mimin pengen cerita nih pengalaman mimin saat umroh, mulai dari pengalaman pilih
agen travel, syarat-syarat apa saja yang perlu dipersiapkan sampai balik ke Indonesia tercinta
lagi 😀
Sebelum berangkat ke Tanah Suci, mimin banyak
sekali pertanyaan-pertanyaan di benak mimin. Pertanyaan-pertanyaan seperti "Nanti kita
di sana ngapain aja ya? takut ibadahnya enggak sempurna gara-gara belum sama sekali
umroh".
Atau ada yang mikir begini “duh ane terakhir manasik umroh waktu ane TK,
waktu ane TK ane ingetnya cuma muterin replika kakbah di Masjid Istiqlal” atau
mikir begini “nanti pembimbing di sana ngebimbing ane ga ya? Apa kita sendiri2
ibadahnya”? .
Nah kalo kalian muncul pertanyaan seperti itu. Selamat!! Kalian enggak
sendirian hehehe
Dari
segudang
pertanyaan itu Insyaallah melalui tulisan ini, pembaca sekalian yang
baru pertama kali umroh dan dekat-dekat ini berangkat umroh bisa ada
sedikit gambaran dan bisa
tercerahkan yaaa 🙂
Alhamdu?????
Lilah.....
Ok tahap pertama
sekali yaitu pilih agen travel.
PEMILIHAN AGEN
TRAVEL
Oh iya perlu diinget ya di sini mimin bukan
promosi atau dari salah satu agen travel yaaa... mimin cuma Manusia biasa yang
tidak memiliki kepentingan apapun dan hanya ingin mereview dan ceritakan
pengalaman mimin yang puas dengan travel yang mimin gunakan
hehehehe. Ingat ya mimin tidak dibayar dari agen manapun untuk promosi.
Pemilihan travel itu penting, jangan sampai kita dapat pelayanan yang
buruk atau malah kita tidak jadi berangkat sama sekali, seperti yang kita ketahui, belakangan banyak kasus oknum yang menggelapkan dana umroh jamaah,. Aduuuh jangan sampai kita mengalami nasib seperti itu dan
semoga tidak ada lagi ya kasus-kasus seperti itu.
Tanpa bertele-tele
lagi langsung aja mimin ceritain mulai dari pemilihan agen umroh. Sebelum cus ke
tanah suci, otomatis kita pilih agen umroh dulu dong. Nah pada saat pemilihan
agen umroh mimin punya pengalaman tidak mengenakan dari travel yang sebelumnya, sebut saja
inisialnya A (jangan sebut merek ya). Jadi mimin kan sudah pilih travel itu, sampai
terbitlah tiket dengan pesawat Garuda Indonesia penerbangan GA berapa gitu lupa.
Nah
yang bikin janggal mimin pulang lebih cepet satu hari, dalam arti berbeda dengan paket yang sudah
ditentukan,
Alasan si travel karna pesawat Garuda yang menuju Jakarta Penuh jadi
dimajukan lebih cepat. Oh iya mimin sengaja pilih paket cepat H-1 bulan sebelum
berangkat, mungkin karna kendala itu. Lanjut cerita akhirnya
mimin komplain ke agen Travel A, karena pulang
lebih cepat dari paket, Mimin coba meminta potongan harga. Tetapi yang terjadi
bukannya mendapatkan potongan tapi malah si mbak travel meminta uang
tambahan dengan alasan pihak travel memberikan transport untuk antar mimin
ke Airport king abdul Aziz Jeddah.
Jadi di sini, kesalahan Travel karena enggak sesuai dengan jadwal rombongan dan malah saya disuruh tambah biaya untuk transport.
Karena dirasa kurang profesional, akhirnya mimin pilih batalin aja, alhamdulilah ketemu titik tengah dengan mau membatalkan bekerjasama
dengan travel
A tersebut.
Kemudian
mimin cari informasi
sana sini sampai akhirnya teman bokap nyaranin pake travel Haura.
Kebetulan dia menggunakan jasa travel itu katanya sih puas. Ok
selanjutnya mimin daftar ke agen
Haura dengan paket madinah dan mekkah.
Travel ini cukup bagus dalam hal
melayani, sampai terbitlah tiket dengan penerbangan
Garuda Indonesia GA980 berangkat tanggal 4 mei 2018 pulang 18 mei 2017
dengan penerbangan Garuda Indonesia GA981.
HAL-HAL YANG PERLU
DIPERSIAPKAN
Tahap selanjutnya
setelah tiket sudah fix mimin bikin paspor di bandara Soekarno-hatta dan wajib
suntik vaksin minginitis di RS Pelabuhan Soekarno hatta juga, untuk suntik
menginitis itu peraturan dari Kemenkes untuk mencegah virus di sana yang
katanya bisa menyerang syaraf otak dan menyebabkan kematian.
Wow tau
peringatannya kaya gitu langsung segera OTW RS Pelabuhan Soetta. Untuk
pembuatan paspor dan suntik vaksin minginitis, bebas boleh di mana saja tidak
harus di bandara Soetta kok.
Lanjut, kata petugas di RS Pelabuhan Soetta,
vaksin itu berlaku 2 tahun, jadi kalo tahun ini ke tanah suci dan bulan
berikutnya atau tahun berikutnya mau berangkat lagi ga perlu suntik vaksin.
Nahh kalau sudah suntik vaksin minginitis akan mendapatkan buku seperti itu yaa..
Syarat-syarat seperti paspor, vaksin menginitis dan visa wajib ya buat kita bisa injak tanah arab dan jangan lupa tiket juga harus ada.
Syarat-syarat seperti paspor, vaksin menginitis dan visa wajib ya buat kita bisa injak tanah arab dan jangan lupa tiket juga harus ada.
Jadi paspor dan vaksin kita yang urus sendiri
sedangkan tiket dan visa itu agen travel yang urus.
Nah tadi itu
syarat wajibnya. Lalu apa saja sih perlangkapan yang diperlukan?
Si Agent Travel
sudah siapkan perlangkapan diantaranya:
- Koper besar
- Tas selempang sedang dan kecil
- ID card
- kain ihrom bagi yang ikhwan dan mukena bagi yang akhwat
- sabuk ihrom
- bantal leher buat di pesawat dan bus
- Batik Travel (ternyata ini buat penanda supaya kita seragam)
- botol minum
- buku panduan dan tata cara umroh
- buku kecil berisi doa2 yg bisa dikalungin
- Air zam-zam 5 liter (ini dapatnya di hari terakhir ketika persiapan kembali ke Indonesia)
Air zam-zam yang akan dibawa pulang kira-kira sebesar itu
Perlengkapan yang
kita siapkan sendiri:
- Obat-obatan (antimo, tolak angin, fresh care dll)
- Body lotion (ini sih bagi yg kulitnya gampang pecah2 aja, coz ada beberapa kulit yg belum terbiasa dengan suhu 45C)
- Kacamata (nah kalo ini sih sebaiknya bawa ya, soalnya di masjidil harom itu di terasnya warna putih dan itu silaunya mantul)
- baju koko/muslim
- sendal jepit (Ini berguna banget untuk kita ke masjid, alasannya lebih praktis dan simpel di taruh atau dimasukin tas selampang)
Bagi yang membawa
kamera profesional seperti DSLR sebaiknya jangan dibawa ke dalam masjidil harom dan masjid nabawi ya,
karena itu dilarang. Yaaa tujuan kita kan ibadah. Kalau kamera yang di hp boleh2-bolehaja
yang penting jangan terlalu berlebihan dan mencolok yang bisa mengundang
perhatian polisi masjid.
Seminggu sebelum keberangkatan, mimin diundang pihak travel untuk melaksanakan manasik umroh di hotel Kryd Tangerang (samping bandara soekarno hatta). Manasik ini bertujuan untuk kita paham tata cara dan rukun-rukun umroh.
Juga diberikan buku kecil yang bisa dikalungi berisi doa-doa untuk
dibaca-baca atau dihafalkan di rumah. Juga diberikan koper besar dan tas
untuk persiapan berangkat seminggu kemudian.
Ok segini dulu artikel Pengalaman Pilih Agen Travel Umroh dan Persiapan Sebelum Berangkat Umroh.
Untuk pengalaman Umroh dan Wisata Ziarah di Kota Makkah dan Madinah silahkan kunjungi page mimin di sini yaa :)
Ok segini dulu artikel Pengalaman Pilih Agen Travel Umroh dan Persiapan Sebelum Berangkat Umroh.
Untuk pengalaman Umroh dan Wisata Ziarah di Kota Makkah dan Madinah silahkan kunjungi page mimin di sini yaa :)



Komentar
Posting Komentar